Senin, 30 Agustus 2010

BERDAMPINGAN DENGAN TNI-AD GEMETERAN


Belum lama ini sekitar tanggal 26 Juli 2010, saya di minta tolong untuk menemani salah satu pejabat yang pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi - LIPI yang saat ini beliau sudah di nonaktifkan /pensiun.

Saat itu waktu menunjukan pukul 14.00 wib, salah satu Kelompok Penelitian yang menjabat sebagai Kepala Bidang Plasma Nutfah meminta bantuan untuk membuat layout presentasi dan cover buku. Awalnya saya tidak tahu karena presentasi ini mendadak dan saya tidak dapat membayangkan apa yang harus saya kerjakan, file presentasi nya pun baru dapat saya terima pukul 16.00, jadi saya harus bekerja ekstra untuk mendapatkan imajinasi itu. Dan ternyata isi dari presentasi itu menjelaskan tentang "Bagaimana Prajurit TNI-AD dapat bertahan hidup dengan memanfaatkan tumbuhan Indonesia sebagai obat herbal darurat bagi Prajurit di Lapangan (Field Survival)."
Dan tugas saya harus menyelesaikan presentasi dan cover buku itu besok pagi tepatnya pukul 06.00 wib (27 Juli 2010), saya jadi mencoba untuk bersikap disiplin dan tanggung jawab terhadap pekerjaan yang saya terima. Pukul 06.00 saya harus sudah sampai pintu tol sentul karena akan di jemput tim, saya tercengang ternyata yang menjemput saya 3 orang TNI-AD dan pangkat mereka Kapten dan Mayor, saya berada di antara kedua Tentara tersebut, satu orang tentara lagi menyetir mobil. Mobil meluncur kearah Bogor untuk menjemput salah satu mantan pejabat KAPUS (Kepala Pusat) Bioteknologi - LIPI, untung saya di temani beliau,,upzh!! Mungkin saya yang menemani beliau, karena saya bawahan beliau,,,hehehehe (karena tidak mungkin atasan yang menemani bawahan, tapi bawahan yang menemani atasan).

Mobil meluncur ke arah Jakarta tepatnya GatSu (orang Jakarta bilang Gatot Subroto)…dijalan pun kami berbincang-bincang, ternyata asal muasal mengapa saya ada di tengah-tengah para TNI-AD yang badan nya mungkin 3 kali lebih besar dari pada saya yaitu, pihak Bioteknologi-LIPI bekerjasama dengan Pihak TNI-AD (ZENI) untuk mananam tanaman yang berfungsi sebagai obat herbal bagi prajurit TNI-AD.

Sesampainya di tempat tujuan kami di jamu oleh beberapa makanan ringan,,yaaa lumayan dari pagi saya belum sempat sarapan. Syukur alhamdulillah ada juga sedikit makanan kecil, hehehehe. Presentasi pertama di buka oleh salah satu peneliti LIPI di bidang kanker. Kami mendaptkan urutan ke-dua untuk presentasi. Saya baru menyadari bahwa saya berada di lingkungan para peneliti dan hanya Tim kami yang membawa rekanan (TNI),,para peneliti sempat tertawa karena kebiasaan Tentara jika dipanggil atau ditanya selalu mengatakan "SIAP", salah satu contoh dimana tim penilai menanyakan beberapa pertanyaan dan selalu sebelum penanya itu menanyakan pertanyaan nya tentara tersebut selalu bilang "SIAP, PAK", spontan tim penanya itu kaget, dan terkadang lupa akan apa yang di tanyakan nya. Mmmmmm,,dasar Tentara mungkin memang didikan nya seperti itu segala sesuatu harus SIAP,,hehehehe.

LombaBlogDepok


Tidak ada komentar: